Apa Yang Dimaksud Dengan Sistem Pembakaran ? | Penjelasan, Cara Kerja dan Jenis Sistem Pembakaran

Apa Yang Dimaksud Dengan Sistem Pembakaran ? 

Penjelasan, Cara Kerja dan Jenis Sistem Pembakaran
Ensiklopedia Virtual

Photo by Sai Abhinivesh Burla on Unsplash

Apa itu sistem pembakaran ?

Sistem pembakaran mesin merujuk pada proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin untuk menghasilkan tenaga yang digunakan untuk menggerakkan komponen mesin. Sistem pembakaran ini umumnya digunakan pada mesin pembakaran dalam, seperti mesin bensin dan diesel.

Proses pembakaran ini melibatkan pencampuran bahan bakar dengan udara, pembakaran campuran tersebut, dan konversi energi panas menjadi energi mekanik yang digunakan untuk menggerakkan komponen mesin.

Bagaimana cara kerja sistem pembakaran ?

Berikut adalah langkah-langkah umum dalam sistem pembakaran mesin:

  1. Pengisian: Langkah pertama dalam siklus pembakaran adalah pengisian ruang bakar dengan campuran udara dan bahan bakar. Udara dihisap ke dalam ruang bakar melalui katup masuk, sedangkan bahan bakar disemprotkan atau disemprotkan ke dalam ruang bakar melalui injektor bahan bakar.
  2. Kompresi: Setelah ruang bakar terisi dengan campuran udara-bahan bakar, piston bergerak ke atas dalam langkah kompresi. Ini mengompres campuran udara-bahan bakar dalam ruang bakar menjadi volume yang lebih kecil, meningkatkan tekanan dan suhu campuran.
  3. Pembakaran: Pada titik tertentu dalam langkah kompresi, sistem pengapian menyebabkan percikan listrik di busi untuk membakar campuran udara-bahan bakar yang terkompresi. Ini menghasilkan ledakan pembakaran yang cepat dan menyebabkan peningkatan tekanan di dalam ruang bakar. Bahan bakar terbakar melepaskan energi yang digunakan untuk mendorong piston ke bawah.
  4. Ekspansi: Setelah ledakan pembakaran, piston didorong ke bawah oleh tekanan gas yang dihasilkan. Gerakan piston ini mengubah energi panas menjadi energi mekanis, menghasilkan daya yang diperlukan untuk menggerakkan komponen mesin seperti poros engkol.
  5. Buang: Setelah langkah ekspansi, katup buang terbuka dan gas buang yang dihasilkan oleh pembakaran dikeluarkan dari ruang bakar melalui saluran pembuangan. Gas buang ini kemudian melewati sistem knalpot untuk mengurangi kebisingan dan membuang gas buang keluar dari mesin.

Jenis-jenis sistem pembakaran

Berikut adalah beberapa jenis sistem pembakaran yang sering digunakan:
  1. Sistem Pembakaran Langsung (Direct Injection): Pada sistem ini, bahan bakar disemprotkan langsung ke dalam ruang bakar mesin pada saat yang tepat sebelum pembakaran. Sistem ini umumnya digunakan pada mesin diesel dan memberikan efisiensi yang tinggi serta performa yang baik.
  2. Sistem Pembakaran Tak Langsung (Indirect Injection): Pada sistem ini, bahan bakar disemprotkan ke dalam saluran prapembakaran terpisah yang terhubung dengan ruang bakar. Campuran udara-bahan bakar kemudian masuk ke ruang bakar untuk pembakaran. Sistem ini umumnya digunakan pada mesin bensin.
  3. Sistem Pembakaran Berkala (Sequential Combustion): Pada sistem ini, pembakaran terjadi secara berkala pada masing-masing silinder mesin. Setiap silinder memiliki sistem pembakaran terpisah yang terkontrol secara individual. Hal ini memungkinkan pengaturan pembakaran yang lebih presisi dan mengoptimalkan efisiensi mesin.
  4. Sistem Pembakaran Swirl (Swirl Combustion): Pada sistem ini, udara yang masuk ke ruang bakar diputar (swirl) untuk menciptakan pergerakan aliran udara yang berputar. Hal ini membantu mencampurkan udara dan bahan bakar secara lebih efisien dan mengoptimalkan proses pembakaran.
  5. Sistem Pembakaran Stratified (Stratified Combustion): Pada sistem ini, campuran udara-bahan bakar disusun dalam lapisan yang terpisah di dalam ruang bakar. Lapisan bahan bakar yang lebih kaya berada di sekitar busi, sedangkan lapisan udara yang lebih miskin berada di sekitarnya. Sistem ini digunakan untuk mencapai efisiensi yang tinggi pada mesin bensin.